Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Salam Literasi
Apa kabar semua?
Jujur, kali ini saya bingung mau nulis apa.
Ternyata, bukan hanya bumi yang lokcdwon. Imajinasi saya pun ikut ter-lockdown.
Hm.. Menyedihkan.
Selamat membaca.
Terluka Parah
Kadang aku tak mengerti tentang artinya sebuah rasa
Kadang pula aku tak mengerti tentang perihnya saat terluka
Dan yang paling tak kumengerti adalah tentang bodohnya rasa yang kupunya.
Berbicara tentang luka
Kuyakin semuanya tau rasanya seperih apa
Barangkali, kalian lebih berpengalaman dari aku
Berbicara tentang rasa
Aku pun yakin semuanya pernah merasa
Bahkan semuanya punya cara berbeda untuk dirasa
Luka dan rasa
Iya, content yang tengah kurasa
Bukan hari ini. Tapi, sejak tiga tahun terakhir ini.
Perih memang
Saat memiliki rasa kepada dia yang tak pernah peka
Sakit memang
Saat rasa yang sudah terlanjur dirakit, harus dibuka kembali
Allah...
Aku pun tahu bahwa rasa ini adalah milikmu
Aku bahkan ingat bahwa ini adalah sebuah fitrah
Dan aku tidak pernah lupa bahwa setiap manusia pasti saling menyukai
Tapi Allah...
Aku mohon dengan kebesaran-Mu dan kerendahanku
Cabutlah rasa ini sebagaimana mudahnya Engkau mencabut nyawa Manusia
Hilangkanlah rasa ini sebagaimana Engkau menghilangkan penyakit pada manusia
Gantilah rasa ini kepada yang tidak melukai, sebagaimana Engkau mengganti nikmat Manusia
Allah
Kalau bukan kepada-Mu aku mengadu,
Lantas kemana lagi aku bercerita?
Kalau bukan kepada-Mu aku berharap,
Lantas kemana lagi aku menaruh harapan yang tak akan dikecewakan?
Jika hanya Engkau adalah satu-satunya dari dua pertanyaan itu,
Maka hapuslah rasa ini
Sebagaimana mudahnya Engkau menghapus dosa-dosa kami
Allah...
Aku sudah cukup terluka dalam hal mencintai makhluk-Mu
Tolonglah obati luka ini dengan cinta-Mu
Kadang aku tak mengerti tentang artinya sebuah rasa
Kadang pula aku tak mengerti tentang perihnya saat terluka
Dan yang paling tak kumengerti adalah tentang bodohnya rasa yang kupunya.
Berbicara tentang luka
Kuyakin semuanya tau rasanya seperih apa
Barangkali, kalian lebih berpengalaman dari aku
Berbicara tentang rasa
Aku pun yakin semuanya pernah merasa
Bahkan semuanya punya cara berbeda untuk dirasa
Luka dan rasa
Iya, content yang tengah kurasa
Bukan hari ini. Tapi, sejak tiga tahun terakhir ini.
Perih memang
Saat memiliki rasa kepada dia yang tak pernah peka
Sakit memang
Saat rasa yang sudah terlanjur dirakit, harus dibuka kembali
Allah...
Aku pun tahu bahwa rasa ini adalah milikmu
Aku bahkan ingat bahwa ini adalah sebuah fitrah
Dan aku tidak pernah lupa bahwa setiap manusia pasti saling menyukai
Tapi Allah...
Aku mohon dengan kebesaran-Mu dan kerendahanku
Cabutlah rasa ini sebagaimana mudahnya Engkau mencabut nyawa Manusia
Hilangkanlah rasa ini sebagaimana Engkau menghilangkan penyakit pada manusia
Gantilah rasa ini kepada yang tidak melukai, sebagaimana Engkau mengganti nikmat Manusia
Allah
Kalau bukan kepada-Mu aku mengadu,
Lantas kemana lagi aku bercerita?
Kalau bukan kepada-Mu aku berharap,
Lantas kemana lagi aku menaruh harapan yang tak akan dikecewakan?
Jika hanya Engkau adalah satu-satunya dari dua pertanyaan itu,
Maka hapuslah rasa ini
Sebagaimana mudahnya Engkau menghapus dosa-dosa kami
Allah...
Aku sudah cukup terluka dalam hal mencintai makhluk-Mu
Tolonglah obati luka ini dengan cinta-Mu
Agar luka yang sudah terlanjur dalam ini cepat menghilang.
Salam Literasi

Komentar
Posting Komentar